Kepulauan Riau

Gubernur Kepri Tinjau Proyek Jalan Lintas Timur Serta Kolam Pengendalian Banjir

35
×

Gubernur Kepri Tinjau Proyek Jalan Lintas Timur Serta Kolam Pengendalian Banjir

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri Ansar Ahmad ketika meninjau proyek di Kabupaten Bintan

HARIANMEMOKEPRI.COM — Setelah melakukan peninjauan sejumlah proyek infrastruktur fisik dan jalan yang dibangun di Tanjungpinang, Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Sekretaris Dinas PUPR Rodi Yantari kembali meninjau sejumlah proyek infrastruktur fisik dan jalan yang dibangun di Kabupaten Bintan menggunakan Anggaran 2023, pada Senin (13/2023).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Baca Juga: KPU Tanjungpinang Sosialisasi Kampanye Pemilu 2024 Mulai Deklarasi Hingga Nobar Mengejar Janji

BACA JUGA  Pimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan, Ansar Minta Harus Selesaikan Tepat Waktu

Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama rombongan mengawali peninjauan pekerjaan proyek di Kuala Lumpur Kijang berupa pengerukan kolam yang akan digunakan sebagai tempat pengendalian Banjir di Kijang.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap agar kedalaman dan lebar tanggul di sisi kolam dibuat dalam dan tinggi maksimal agar memiliki daya tampung debit air yang lebih banyak sehingga meminimalisir kembali terjadinya banjir yang merugikan masyarakat di Kijang.

BACA JUGA  Gubernur Kepulauan Riau Kunjungi SMK Ibnu Sina, Pesannya jika ingin sukses, Belajar dan Bekerja Secara Baik

Baca Juga: KPU Dan Bawaslu Tanjungpinang Himbau Peserta Pemilu Ikuti Regulasi Yang Ada Terutama PKPU Nomor 15

“Kalau sudah selesai, harapan kita banjir benar-benar berkurang di Kijang dan tempat ini bisa kita manfaatkan juga sebagai destinasi wisata, karena di kiri kanannya bisa dibangunkan pagar dan jogging track untuk masyarakat berolahraga di pagi dan sore hari,” terang Ansar.

BACA JUGA  Penataan Kawasan Kota Lama Telah Diresmikan, Ansar Inginkan Kehidupan Tanjungpinang Lebih Bagus

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke pembangunan Jalan Lintas Timur yang menghubungkan Kijang ke Toapaya Selatan hingga ke Bundaran Km. 16 yang menggunakan anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar Rp61 milliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kepulauan Riau

Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mewujudkan penegakan hukum yang adil dan mendukung kepentingan masyarakat. Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau telah menerapkan pendekatan yang humanis dan partisipatif sebagai prioritas utama. Masyarakat adat di Pulau Penyengat adalah bagian integral dari komunitas di Provinsi Kepulauan Riau yang kaya akan nilai budaya dan tradisi.