Kampanye anti judi online juga diperkuat dengan diskusi ilmiah bersama narasumber yang kompeten, yaitu Suryo Respationo Guru Besar UNIBA

Diskusi tersebut, kata Teguh, bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai bahaya judi online dan upaya pencegahannya. Rangkaian puncaknya dengan acara Forkopimda Kepri Idol.

“Harapan kami, acara ini bukan sekadar ajang pencarian bakat, tetapi juga sebagai wujud nyata dari kekompakan dan sinergi antar Forkopimda dalam mewujudkan pembangunan di Kepri,” ucap Teguh.

Sementara itu Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap Kejaksaan Tinggi Kepri bisa terus melahirkan inovasi dalam penegakan hukum di Kepri.

Ia sangat mengapresiasi kolaborasi dan kerjasama yang tercipta antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Kejaksaan Tinggi Kepri.

“Kegiatan ini walaupun terlihat sederhana tapi maknanya sangat dalam, tentang bagaimana Forkopimda Kepri terus merawat kekompakan demi pembangunan dan kemajuan Kepri,” tuturnya