Baca Juga: Fakta Terkini Kiky Saputri Lupa Beri Undangan ke Sule di Pesta Pernikahan Ini Info Selengkapnya
Selain itu moment terberat lainnya juga dirasakan Richard Eliezer ketika harus mengatakan semua hal yang terjadi ketika pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dilakukan secara jujur dan terang-terangan dihadapan hakim.
Dirinya tidak menyangka dirinya bisa menahan penyesalan dalam menjelaskan seluruh perbuatannya di hadapan hakim, “Itu butuh kekeuatan betul, tapi memang sebelum sidang saya berdoa bersama tim penasihat hukum untuk menguatkan saya agar di persidangan saya bisa kuat, untuk tetap berkata jujur,” ujar Richard Eliezer.
Di sisi lain dukungan orang tua jugalah membuat Richard Eliezer berani berkata jujur mengungkap peristiwa yang terjadi di Duren Tiga. Sedari kecil dirinya dididik untuk berkata jujur.
Baca Juga: Usai Bercerai Pertemuan Nathalie Holscher dan Sule Tetap Harmonis
Bisa berbicara dengan mama menjadi kekuatan tersendiri untuk Richad Eliezer, “Waktu itu saya dikasih kesempatan untuk telepon mama, saya bilang ma saya mau berkata jujur ke penyidik dan mama saya bilang ke saya lebih baik kamu jujur dek, mama bangga sama kamu kalau kamu jujur,” ujarnya.
Itulah dua moment berat yang harus dilalui Richard Eliezer ketika proses persidangan kasus pembunuhan berencana dan dirinya mendapat hukuman 1,6 tahun hukuman penjara, kini masih dijalaninya hingga saat ini.***

