Penyelenggara acara secara cerdik merancang alur sirkulasi pengunjung sedemikian rupa sehingga tidak ada tumpukan antrean panjang yang berlebihan di depan panggung utama maupun area kuliner lokal.
Kehadiran puluhan gerai makanan tradisional yang dikemas secara modern menambah daya tarik tersendiri bagi pencinta kuliner yang ingin memanjakan lidah di sela-sela jeda pertunjukan musik.
Komitmen Hijau di Antara Gemerlap Panggung Utama
Hal yang paling membedakan perhelatan tahun ini dengan ajang hiburan serupa lainnya adalah penerapan prinsip bebas sampah plastik sekali pakai di seluruh penjuru kawasan festival tanpa terkecuali.
Setiap pembeli makanan atau minuman diwajibkan membawa wadah makan sendiri atau menyewa gelas ulang pakai yang dapat ditukarkan kembali di beberapa titik pengembalian yang telah disediakan panitia.
Sistem pengelolaan limbah terpadu yang ditempatkan di sudut area acara memungkinkan pemilahan sampah organik dan non-organik dilakukan secara instan oleh relawan muda yang sigap memandu para pengunjung.
Langkah nyata ini membuktikan bahwa sebuah festival berskala besar mampu berlangsung meriah sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan tanpa mengurangi kenyamanan para pencinta musik yang hadir.
Kesadaran kolektif yang terbangun di antara para penonton menciptakan suasana festival yang bersih, tertib, serta menyenangkan untuk dinikmati oleh berbagai kalangan usia dari anak-anak hingga orang tua.
Eksplorasi Nada dan Pertunjukan Seni Lintas Generasi
Panggung pendukung yang terletak di area taman rindang menyajikan kejutan menarik lewat kolaborasi musik tradisional Nusantara dengan sentuhan nada elektronik modern yang begitu memikat telinga.

