HARIANMEMOKEPRI.COM — Menjelang akhir tahun, Pemerintah Kota Tanjungpinang memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan bahwa stok bahan pokok di wilayah Tanjungpinang sejauh ini masih mencukupi.
Namun, ia mengingatkan bahwa kecukupan pasokan harus dibarengi dengan harga yang stabil.
“Cukup saja, tapi kalau harga melambung tinggi percuma saja. Padahal barang yang dikirim ke Tanjungpinang itu dari dalam negeri. Kalau dari dalam negeri saja sulit, kecuali kalau kita masuk dari luar negeri,” ujar Lis usai membuka Pelatihan Mubaligh se-Tanjungpinang, Jumat (12/12/2025).
Lis mengungkapkan, pada hari sebelumnya telah disampaikan pointer dari Gubernur Kepri, Kapolda Kepri, Kajati Kepri, Danrem, hingga Bakamla terkait perlunya diskresi dari Bea Cukai untuk kelancaran pasokan pangan.
Menurutnya, pasokan sayur-mayur untuk Tanjungpinang selama ini didominasi dari Sumatera Barat dan Jambi.
Namun kondisi tersebut terganggu karena banyak kapal pengangkut yang saat ini lebih memprioritaskan pengiriman ke Batam.
“Sementara kita bergantung pada Sumatera Barat, dan saat ini saudara kita di sana sedang tertimpa musibah. Jambi pun memiliki keterbatasan. Kita berharap bahan pokok bisa mendapat diskresi agar masuk ke Tanjungpinang,” jelasnya.
Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap kebijakan khusus terkait distribusi dapat segera diterapkan demi menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

