Raja Ariza juga menyebutkan bahwa bazar kuliner yang tersebar di berbagai titik di Tanjungpinang turut memperkuat geliat ekonomi masyarakat.

Lalu lintas yang padat di sekitar lokasi-lokasi bazar menjadi tanda tingginya antusiasme warga.

“Sejak zaman pandemi COVID-19, UMKM terbukti menjadi penyelamat perekonomian kita. Pemerintah akan terus mendukung melalui pelatihan, pembinaan, dan bantuan modal,” ujar Raja Ariza.

Namun, ia mengakui tantangan ke depan cukup besar, terutama karena pendapatan daerah dari APBD Kota Tanjungpinang yang menurun.

Oleh karena itu, pemerintah akan fokus pada program-program prioritas guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kita akan terus melakukan upaya prioritas dalam program-program untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.