Dirinya merasa kesal akibat lambatnya pelayanan di Pelabuhan Roro Uban dan hanya dibuka satu loket.
“Kemarin saya dari Uban ada 1 gardu aja cuma 2 petugas, komputernya lelet, jadi ke mana uang-uang masyarakat yang membayar tiket selama ini, kalau tidak mampu membeli komputer yang bagus untuk pelananan masyarakat, termasuk internet memadai,”
“Jangan kecewakan masyarakat dengan penambahan sistim yang belum siap. Kami warga pakai uang juga kok untuk jasa pelabuhan dan Roro,” tutupnya.

