“Total anggaran yang dialokasikan untuk seluruh pekerjaan fisik tersebut mencapai sekitar Rp1 miliar,” ujar Abdul Hamid.

Ia menjelaskan, pekerjaan fisik telah diawali melalui kegiatan pra-TMMD sejak 25 Juni 2026.

Dengan demikian, seluruh sasaran pembangunan ditargetkan rampung saat penutupan TMMD mendatang.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD Ke-129 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, di antaranya pengobatan gratis, penyuluhan, khitanan massal, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, serta perbaikan fasilitas umum.

Abdul Hamid menambahkan, pelaksanaan TMMD tidak hanya melibatkan personel TNI Angkatan Darat, tetapi juga mendapat dukungan dari TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Daerah dengan TNI dan Polri dalam pelaksanaan TMMD.