Bintan

Kerahkan Ratusan Ribu Personel Gabungan TNI Polri Dalam Pengamanan Nataru Di Wilayah Bintan

116
×

Kerahkan Ratusan Ribu Personel Gabungan TNI Polri Dalam Pengamanan Nataru Di Wilayah Bintan

Sebarkan artikel ini
Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi dalam rangka pengamanan Nataru

HARIANMEMOKEPRI.COM — Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo bersama Bupati Bintan Roby Kurniawan memimpin apel pasukan pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Apel pasukan ini berlangsung di halaman Mapolres Bintan yang diikuti seluruh jajaran TNI – Polri hingga pihak Pemerintah Kabupaten Bintan 

Baca Juga: Belasan Anak Ikuti Khitan Massal Dari DPAC PKB Tanjungpinang Timur

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi Lilin Seligi 2023.

Baca Juga: 536 Personel Gabungan Dikerahkan Pada Pengamanan Natal 2023 Dan Tahun Baru 2024 Selama 12 Hari

Sehingga diharapkan seluruh kegiatan pengamanan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) dapat berjalan dengan optimal.

BACA JUGA  Kapolres Bintan Berikan Kejutan Kepada Lanud RHF Tanjungpinang

Pengamanan Nataru merupakan tugas rutin yang harus dipastikan berjalan dengan aman, nyaman dan lancar sebagaimana penekanan Presiden Joko Widodo.

“Natal dan tahun baru ini rutinitas tetapi apapun tetap harus direncanakan, harus dipersiapkan utamanya yang berkaitan dengan transportasi, pasokan dan distribusi bahan pokok”, kata Kapolres Bintan.

Baca Juga: Silaturahmi Bersama RT RW Se Kecamatan Tanjungpinang, Hasan Berikan Bingkisan Hari Besar Keagamaan

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo juga menyampaikan hal tersebut penting karena momentum Nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat Indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat.

Berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat pada Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 diperkirakan mencapai 107,63 juta orang, meningkat sebesar 143.65% atau 63,46 juta orang dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Satpol PP Tanjungpinang Bongkar Bangunan Liar Di Kawasan Jalan Bandara

BACA JUGA  Fenomena Banjir Rob, Polres Bintan Mengatur Lalulintas dan Bantu Evakuasi Warga Sekitar

Perayaan Nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2024 sehingga memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi.

“Oleh sebab itu, dalam rangka pengamanan Nataru, Polri didukung TNI, Pemda, Mitra Kamtibmas dan stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2023,” lanjut Kapolres Bintan.

Baca Juga: Sejumlah Pelaku UMKM Terima Bantuan Pemerintah Kota Tanjungpinang Dari Dana Insentif Fiskal Dan APBD

Operasi Lilin Seligi 2023 dilaksanakan selama 12 hari, dari tanggal 22 Desember 2023 s/d 2 Januari
2024 dengan melibatkan 129.923 personel terdiri dari TNI-Polri serta stakeholder terkait lainnya

Dimana personel gabungan ini ditempatkan pada 1.668 pos pengamanan, 670 pos pelayanan, dan 113 pos terpadu untuk menjamin keamanan 49.676 objek pengamanan.

Baca Juga: Kebutuhan KPPS Di Kepri 41.398 Orang, 30 Persen Baru Mendaftarkan Diri Setiap Kabupaten/Kota

BACA JUGA  Prakiraan Cuaca Kabupaten Bintan Akan Terjadi Hujan Ringan dan Berawan Tebal

Pada Nataru tahun ini, Polri dan stakeholder terkait telah memetakan permasalahan Kamseltibcar lantas dan kamtibmas yang harus diwaspadai,

Kamseltibcar lantas, Polri bersama stakeholder terkait telah menerbitkan SKB yang memuat tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan rekayasa lalu lintas, pengendalian arus lalu lintas penyeberangan laut dan penundaan perjalanan.

Baca Juga: Sejumlah Instansi Terima Penganugerahan Pelayanan Publik Dari Ombudsman Dengan Beragam Kualitas

“Tentunya SKB ini harus dapat dipahami dan diimplementasikan secara tepat di lapangan, Khusus pada lokasi dan jalur menuju objek wisata jangan sampai terjadi kemacetan. Sediakan
kantong parkir yang memadai, pengaturan jalur keluar masuk, dan pengaturan lokasi pedagang agar masyarakat dapat berwisata dengan nyaman,” terang AKBP Riky Iswoyo.

Baca Juga: Ombudsman Kepri Bahas Pencegahan Maladministrasi Bersama Tokoh Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *