HARIANMEMOKEPRI.COM – Menghadapi krisis air bersih akibat kekeringan dan terhentinya pasokan listrik, Pemerintah Kabupaten Bintan bergerak cepat menyalurkan air bersih kepada masyarakat di tujuh kecamatan wilayah daratan Bintan, Rabu (14/10/2026).
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, turun langsung memantau proses pendistribusian air bersih yang dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Bintan.
Langkah tersebut diambil untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan.
Kondisi ini semakin diperparah dengan terhentinya pasokan air dari PDAM akibat pemadaman listrik total atau blackout sejak Senin (12/10/2026).
Sebelum pendistribusian dilakukan, Roby terlebih dahulu menggelar rapat koordinasi bersama FKPD dan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kantor Bupati Bintan pada Rabu pagi.
Pertemuan tersebut membahas langkah cepat untuk mengatasi kesulitan air bersih yang dialami masyarakat.
Roby mengatakan, pemerintah daerah memprioritaskan solusi jangka pendek agar kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi sembari menyiapkan langkah penanganan berikutnya.
“Siang ini langsung kita distribusikan air bersih ke beberapa titik. Alhamdulillah masyarakat menyambut dengan antusias yang luar biasa. Harapan kita, minimal langkah ini bisa mencukupi kebutuhan di rumah tangga,” ujarnya saat meninjau penyaluran air bersih di wilayah utara Bintan.
Di Kecamatan Bintan Utara, penyaluran air bersih dipusatkan di Kompleks Telaga Surya, Kampung Mentigi Laut, serta sejumlah lokasi lainnya yang membutuhkan bantuan.
Pemerintah Kabupaten Bintan memastikan pendistribusian air bersih akan terus dilakukan hingga skema penanganan lanjutan ditetapkan.
Untuk memastikan bantuan menjangkau warga yang membutuhkan, Roby meminta lurah, kepala desa, serta perangkat RT dan RW ikut mengoordinasikan penyaluran di wilayah masing-masing.
Menurutnya, kerja sama seluruh pihak sangat diperlukan agar penanganan persoalan air bersih dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kita harus menjawab tantangan besar ini dengan tindakan-tindakan konkret dan kolaborasi bersama,” tegasnya.
Di tengah situasi tersebut, Roby turut mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersamaan dan solidaritas.
Ia juga meminta warga tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, khususnya kabar mengenai kondisi kelistrikan dan persoalan lainnya.
Ia berharap masyarakat lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial sehingga tidak memicu keresahan di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bintan bersama pihak terkait terus melakukan koordinasi untuk mencari langkah strategis dalam menghadapi dampak kekeringan dan gangguan pasokan air bersih tersebut.

