“Saya menjadi saksi mata atas kinerja yang sudah dilakukan beliau selama ini di Sei Nayon. Pahit dan getir dalam membangun Sei Nayon ini pun kami tahu. Dan beliau sangat konsisten. Serta kami bersyukur memiliki Cak Nur,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Karnoto, tokoh masyarakat Kampung Durian Bengkong. Menurutnya, sosok Nuryanto selalu mengingat warganya. Dan apa yang sudah dilakukannya untuk warga sudah menjadi bukti nyata akan komitmen dan perhatiannya meski tidak memasuki masa-masa Pemilu sekalipun.

“Alhamdulilah Cak Nur selalu mengingat kita. Apa yang sudah dilakukannya di lingkungan kita ini sudah tidak terhitung lagi, makanya kita harus bisa sadar diri dan ingat kepada beliau. Sehingga jangan sampai ada istilah ‘kacang lupa akan kulitnya’. Artinya apa, beliau benar-benar telah mengabdikan dirinya sebagai wakil rakyat sekaligus mengfungsikan dirinya untuk masyarakatnya,” tegasnya.

Pihaknya pun menegaskan dan menggarisbawahi bahwa dirinya tidak sedang melakukan promosi ‘Kecap’ dan ‘isapan jempol belaka’, akan tetapi bisa ditunjukkan bukti apa yang sudah diperbuat.

Baca Juga: RSUD Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepri Berikan Pendampingan Psikologi dan Kebutuhan Kesehatan Bagi Lansia

“Saya tidak sedang berpromosi Kecap loh. Dan bukan isapan jempol. Tapi saya ada buktinya. Contohnya, Fasum yang kerap digunakan warga untuk beragam aktivitas sudah dibangun oleh beliau, begitu juga jalan yang kita nikmati dan disemenisasi. Dan ini bukan karena hebatnya perangkat RT dan RW, bukan! Kami hanya sekedar mengusulkan dan menyampaikan. Karena beliau merasa bertanggungjawab terhadap daerah pemilihannya sehingga apa yang diinginkan masyarakat bisa dibuktikan,” terangnya.