Untuk sasaran fisik, program tersebut mencakup pembangunan jalan melalui semenisasi sepanjang 1.220 meter dengan lebar 4,3 meter dan ketebalan 15 sentimeter.
Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD juga akan memasang gorong-gorong jenis box culvert sepanjang 10 meter guna mendukung infrastruktur di kawasan tersebut.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, TMMD Ke-130 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan hukum, kesehatan, bahaya narkoba, radikalisme, keluarga berencana dan kesehatan, stunting, ekonomi kreatif, serta wawasan kebangsaan dan bela negara.
Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam pembangunan daerah.
Amsakar: Pembangunan Membutuhkan Kebersamaan
Dalam sambutannya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengapresiasi kontribusi TNI, khususnya Kodim 0316/Batam, yang selama ini turut menjaga keamanan dan berperan aktif dalam pembangunan serta membantu masyarakat.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah memerlukan kolaborasi dan kepedulian dari seluruh unsur, termasuk TNI dan masyarakat.
“Membangun daerah tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendirian, dibutuhkan kebersamaan, kepedulian dan kemauan untuk saling membantu dan itulah yang saya lihat dari program TMMD ini,” ujar Amsakar.
Ia juga berharap program TMMD yang dilaksanakan di Kelurahan Mangsang mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat, baik melalui peningkatan infrastruktur maupun kegiatan sosial yang mendukung pelayanan kepada warga.

