“Dalam bersikap dan berperilaku, termasuk ketika menjadi pemimpin, hendaknya kita menjadikan Rasulullah SAW sebagai referensi,” katanya.
Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut juga diisi dengan kepedulian terhadap para marbot masjid.
Amsakar menyerahkan sagu hati melalui Program Bantuan Taqwa Baznas Kota Batam.
Tahun ini, bantuan yang disalurkan mencapai Rp128 juta. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para marbot yang selama ini menjaga masjid serta turut menghidupkan aktivitas keagamaan di tengah masyarakat.
Selain memberikan nilai spiritual, kegiatan Maulid Nabi juga turut berdampak terhadap perekonomian warga sekitar.
Sejak sore, sejumlah lapak UMKM yang menjajakan makanan dan minuman mulai ramai didatangi masyarakat yang hadir.
Berbagai jajanan seperti kerak telur, lupis, pisang goreng, bakso bakar, es Milo hingga teh tarik diburu pengunjung.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Piayu pun menjadi momentum yang tidak hanya mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW, tetapi juga memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap para marbot, serta memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi.

