Aneng menyebut keberadaan bunga rafflesia tersebut merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Anambas dan perlu dijaga kelestariannya.
“Mengisi waktu luang di hari Minggu ini, kita mendaki ke Bukit Batu Tabir bersama teman-teman media untuk melihat langsung Rafflesia hasseltii. Ini merupakan aset alam yang luar biasa dan menjadi kebanggaan masyarakat Anambas,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat serta wisatawan yang berkunjung untuk ikut menjaga habitat bunga langka tersebut agar tetap lestari dan tidak mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia.
Menurut Aneng, potensi ekowisata seperti Rafflesia hasseltii dapat menjadi daya tarik wisata baru yang melengkapi sektor bahari yang selama ini menjadi ikon utama Kabupaten Kepulauan Anambas.
Pendakian berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menyaksikan secara langsung mekarnya bunga rafflesia, rombongan juga menikmati panorama alam Bukit Batu Tabir yang masih alami dan terjaga.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap potensi wisata alam Anambas semakin dikenal luas dan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke daerah berjuluk Negeri Berbilang Kaum itu.

