HARIANMEMOKEPRI.COM — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tarempa menggelar upacara dan tabur bunga dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera Tahun 2026 di Perairan Antang, Tarempa Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (16/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di geladak KAL Pulau Siantan I.4-52 tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Tarempa, Letkol Laut (P) Romi Sitorus selaku Inspektur Upacara. Upacara dimulai pukul 08.05 WIB dan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB.
Upacara diikuti oleh perwira, bintara, tamtama, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lanal Tarempa. Sementara itu, Komandan Upacara dijabat oleh Lettu Laut (P) A. Wahyudi dan Perwira Upacara oleh Letda Laut (P) Eko Purnomo.
Sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu perwakilan Polres Kepulauan Anambas, Pengadilan Agama KKA, Kejaksaan Negeri KKA, Lanudal Matak, Koramil 02 Tarempa, para perwira staf Lanal Tarempa, purnawirawan TNI AL, serta insan pers.
Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Romi Sitorus menyampaikan bahwa peringatan Hari Dharma Samudera merupakan momentum penting untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan TNI Angkatan Laut yang gugur dalam pertempuran di laut.
“Semangat pengorbanan para pendahulu harus terus diwariskan dan diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya bagi prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan laut bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk penghormatan terhadap pengorbanan para pahlawan TNI AL dalam mempertahankan kedaulatan bangsa.
Peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2026 mengusung tema “Kobarkan Semangat Pertempuran Prajurit Jalasena yang Tangguh, Profesional, dan Modern.”
Tema tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat juang dan profesionalisme prajurit dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
Sebagai satuan TNI AL yang berada di wilayah perbatasan dan garda terdepan, Lanal Tarempa menjadikan peringatan Hari Dharma Samudera sebagai sarana untuk memperkuat mentalitas, soliditas, serta komitmen prajurit dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah Laut Natuna Utara.
Seluruh rangkaian kegiatan upacara dan tabur bunga berlangsung khidmat, aman, dan lancar, serta menjadi pengingat akan nilai-nilai kepahlawanan, disiplin, dan pengabdian bagi seluruh prajurit Jalasena di Kepulauan Anambas.

