“Kita harus mulai memikirkan dan memperkuat ketahanan pangan di Kepulauan Anambas sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Ia menambahkan, fokus utama HKTI saat ini adalah melakukan pembenahan internal organisasi agar lebih solid dan mampu menjalankan program secara efektif, sehingga keberadaan HKTI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani.

Sebagai langkah konkret, HKTI Anambas akan melakukan pendataan kelompok tani aktif di seluruh wilayah. Upaya ini dinilai krusial untuk memetakan potensi pertanian sekaligus mengidentifikasi kebutuhan riil petani di lapangan.

“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan mulai mendata kelompok tani yang aktif di Kabupaten Kepulauan Anambas,” jelasnya.

Selain itu, HKTI juga akan mengupayakan akses dan pengawalan terhadap berbagai program ketahanan pangan dari pemerintah pusat dan provinsi. Hal ini bertujuan agar program yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani.

“Kami juga akan mengejar program-program ketahanan pangan yang ada di pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi agar nantinya dapat disalurkan kepada para petani di Kabupaten Kepulauan Anambas,” tegas Indra.

Ia berharap HKTI dapat berperan sebagai jembatan antara petani dan pemerintah, sehingga kebijakan dan program di sektor pertanian tepat sasaran serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani.

Sementara itu, usai pelantikan pengurus DPC HKTI se-Kepri, kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Provinsi Kepulauan Riau untuk memilih Ketua DPD HKTI periode 2026–2031.