HARIANMEMOKEPRI.COM — Kota Tua Jakarta, juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama (Oud Batavia), adalah sebuah wilayah kecil di Jakarta, Indonesia. Wilayah khusus ini memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka).
Kota Tua Jakarta dapat dijadikan tujuan wisata ketika sedang berada di DKI Jakarta, destinasi wisata yang satu ini dapat memberikan pengalaman yang berbeda.
Dengan suasana yang kental dengan gaya Eropa, apalagi sekarang wilayah Kota Tua Jakarta menjadi kawasan Low Emission Zone atau zona rendah emisi.
Baca Juga: Tana Toraja di Sulawesi Selatan Terkesan Angker Malah Jadi tempat Wisata, Cek Keunikannya
Hanya beberapa kendaraan saja yang diizinkan melintas di sekitar Kota Tua Jakarta, sehingga udara di sekitar cukup bersih dan tidak terganggu oleh emisi kendaraan yang melintas.
Kawasan wisata Kota Tua Jakarta sempat ditutup sementara dalam rangka mentaati Pemerintah menekan penyebaran virus Covid-19 di wilayah Jakarta khususnya.
Saat ini kawasan wisata Kota Tua sudah dibuka kembali, hanya saja beberapa tempat wisata yang ada di sekitarnya belum dibuka.
Baca Juga: 4 Wisata di Tanjungpinang yang Tersohor Hingga Mancanegara, Cek Lokasinya
Sejarah Kota Tua Jakarta berawal pada tahun 1526, dimana Fatahillah ditugaskan oleh Kesultanan Demak untuk menyerang Pelabuhan Sunda Kelapa yang merupakan milik dari Kerajaan Padjajaran.
Setelah berhasil direbut oleh Kesultanan Demak, akhirnya pelabuhan ini diganti namanya menjadi Jayakarta, kemudian sekitar tahun 1619, pasukan VOC yang berada dibawah komando Jan Pieterzoon Coen, menghancurkan Jayakarta dan namanya pun diganti kembali menjadi Batavia.

