HARIANMEMOKEPRI.COM — Kehadiran Pasar Encik Puan Perak mendapat respon positif dari masyarakat Tanjungpinang.
Hal ini merupakan langkah Pemko Tanjungpinang mewujudkan pasar tradisional yang bersih dan nyaman, dengan beroperasinya Pasar Encik Puan Perak.
Sebelumnya, pasar yang dulunya bernama Pasar Baru ini, dikenal oleh masyarakat sebagai pasar tradisional yang semrawut, becek, dan jauh dari kata nyaman.
Salah seorang warga, Razib (45), mengungkapkan bahwa kondisi Pasar Baru yang kini bernama Pasar Encik Puan Perak jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Saya masih ingat, dulu kalau hujan hampir setiap lapak terkena air hujan dan becek. Untuk masuk ke dalam pasar, kita sampai harus memiringkan badan. Sekarang sudah jauh lebih nyaman, bisa berbelanja membawa anak,” kata Razib, Senin (20/5/2024).
Meskipun belum seramai dulu, Razib berpendapat bahwa kondisi ini disebabkan karena belum seluruh pedagang menempati kembali meja atau kios yang telah terdaftar atas nama mereka.
Jika seluruh pedagang telah menempati meja atau kios masing-masing, Razib berkeyakinan masyarakat juga akan terbiasa berbelanja di Pasar Encik Puan Perak.
Terlebih, lanjut Razib, pedagang yang dulunya hanya berjualan di emperan toko atau tempat seadanya di sekitar Pasar Baru kini mendapat meja tersendiri di Pasar Encik Puan Perak.
Razib mengapresiasi kebijakan pemerintah kota yang mampu mengakomodir seluruh pedagang. Oleh karena itu, tidak tepat jika pemerintah kota dianggap bertindak semena-mena.
“Soal ramai atau tidak, itu hanya masalah kebiasaan saja. Mengubah kebiasaan tentu memerlukan waktu. Bahkan saya sering melihat kita terbiasa berbelanja sambil duduk di sepeda motor,” ungkapnya.

