HARIANMEMOKEPRI.COM – Media Sempadanpos menginisiasi diskusi panel bertema “Mau Dibawa ke Mana Tanjungpinang?” sebagai ruang dialog strategis antara pemerintah dan masyarakat di Tanjungpinang, Minggu (15/2/2026).
Forum ini membahas tantangan ekonomi pascapandemi sekaligus arah transformasi kota menuju pembangunan berkelanjutan.
Sejumlah pejabat kunci hadir sebagai narasumber, di antaranya Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat, Kepala Bapelitbang Riono, serta Kepala Dinas Kominfo Teguh, bersama tokoh masyarakat dari kalangan akademisi dan pers.
Dalam paparannya, Zulhidayat menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah memacu pertumbuhan ekonomi melalui belanja pembangunan setelah sebelumnya fokus pada pemulihan UMKM saat pandemi Covid-19.
“Kita sudah melewati fase bertahan. Kini saatnya akselerasi. Belanja modal akan menjadi penggerak utama, apalagi hampir Rp300 miliar dana pusat akan masuk untuk pembangunan fasilitas publik seperti sekolah rakyat dan rumah sakit daerah baru,” ujar Zulhidayat.
Ia menambahkan, perubahan kebijakan transfer dana pusat menuntut daerah lebih kreatif agar setiap program mampu memberi efek berganda terhadap ekonomi masyarakat.
Senada dengan itu, Riono memaparkan bahwa arah pembangunan Tanjungpinang telah dirancang secara sistematis melalui perencanaan jangka panjang.
“Visi 2026 adalah mewujudkan kota cerdas yang inklusif dan berakar pada budaya lokal. Fokusnya mencakup peningkatan kualitas SDM, penguatan UMKM, perbaikan lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, hingga penataan wilayah pesisir,” jelasnya.

