Masjid Raya Sultan Riau Penyengat masih berdiri kokoh hingga saat ini, jika anda mengunjungi Pulau Penyengat, tak jauh dari dermaga, anda akan melihat jelas megahnya Masjid Raya Sultan Riau Penyengat. 

Dalam Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, anda akan melihat Al-Qur’an dengan tulisan tangan yang terpajang di tengah masjid. Di bagian kiri dan kanan halaman depan Masjid terdapat rumah sotoh yang dahulunya digunakan sebagai tempat belajar ilmu agama. Di luar Masjid terdapat balai atau pendopo untuk pengunjung beristirahat. 

Menurut Sejarahwan Kepulauan Riau, Aswandi Syahri, Masjid Raya Sultan Riau Penyengat adalah Masjid tertua di Kepri yang sudah dibangun sejak 1832 oleh Raja Abdurrahman. Namun sebelumnya, pada 1803 ketika Pulau Penyengat dibuka untuk Engku Puteri Raja Hamidah sudah ada bangunan Masjid yang terbuat dari kayu. 

Baca Juga: Tragedi Kapal SB Evelyn Calisca 01, Kapolres Inhil AKBP Norhayat Berharap Seluruh Korban Bisa Ditemukan

“Masjid Pulau Penyengat inilah masjid tertua di Kepri yang sampai saat ini masih bisa kita lihat bentuk fisiknya,” ucap Aswandi. 

2. Komplek Makam Engku Puteri Raja Hamidah

Selain Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, kurang lengkap rasanya jika tidak berziarah ke komplek Makam Engku Puteri Raja Hamidah.

Engku Puteri Raja Hamidah adalah Permaisuri Sultan Mahmud Riayat Syah, Sultan Riau, Lingga, Johor, dan Pahang yang memerintah antara tahun 1784-1806.

Baca Juga: Jumat Curhat Pertama Usai Idulfitri 1444 H, Polres Bintan Terima Apresiasi Dari Masyarakat Yang Mudik