Sejumlah investor, kata dia, telah menyatakan minat, termasuk perusahaan besar dengan rencana investasi awal Rp100 miliar untuk lahan seluas 80 hektare, serta investor di bidang pengolahan limbah elektronik.

“Kerja sama BP dengan Pemko semakin erat, bahkan melibatkan Pemprov hingga lurah dan camat. Semua pihak memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang,” ucap Cokky.

Acara sosialisasi RTRW ini turut dihadiri perwakilan Kementerian ATR/BPN, Kejaksaan Negeri, Dewan Kawasan Provinsi Kepri, perangkat daerah, camat, lurah, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat.