HARIANMEMOKEPRI.COM — Pj Walikota Tanjungpinang Hasan meninjau langsung titik lokasi rawan banjir salah satunya di Perumahan Taman Harapan Indah Km IX, Senin (23/2023).
Sebagaimana diketahui Perumahan Taman Harapan Indah kerap kali terjadi banjir ketika curah hujan turun. Terlebih lagi pada bagian parit besar, sehingga Pj Walikota Tanjungpinang Hasan melihat langsung lokasi tersebut.
Pj Walikota Tanjungpinang Hasan, mengatakan Perumahan Taman Harapan Indah merupakan salah satu kawasan di Tanjungpinang kerap dilanda banjir saat hujan deras tiba.
“Besok saya minta kadis perkim pertama kondisi dengan Satker dan dan bws juga, untuk bersama dirapatkan untuk bisa menjawab persoalan semua dalam penanganan banjirnya,” jelas Pj Walikota Tanjungpinang Hasan.
Menurut Pj Walikota Tanjungpinang Hasan, lokasi Perumahan Taman Harapan Indah ini sering terjadi banjir sejak dulu sehingga hal ini menjadi tugas penting bagi Pemko Tanjungpinang dalam mengatasi masalah banjir.
Pj Walikota Tanjungpinang Hasan juga telah memerintahkan Dinas PUPR untuk membersihkan puing puing pembuangan sampah bangunan yang ditemukan pada drainase.
Baca Juga: Seruan Aksi Bela Palestina, KAMMI Kepri Longmarch Kumpulkan Donasi Di Tanjungpinang
“Saya telah minta Kadis PUPR untuk gotong royong membersihkan dulu sampah yang ada, jadi kalau malam hujan bisa lancar aliran airnya,” lanjutnya.
Parit besar yang di bangun di Perumahan Taman Harapan Indah masih dalam penanganan pekerjaaan dengan anggaran Rp1,3 miliar.
Pembangunan ini merupakan usulan hasil musrenbang dari pemimpinan sebelumnya untuk penangan banjir, namun pembangunannya harus mengetahui hulu dan hilirnya.
“Hari ini terjawabkan tidak menjawab persoalan juga, tapi ini adalah usulan diakomodir, tapi minimal ini bisa membantu percepatan arus tumpahan air,” ungkap Hasan.
Baca Juga: Ratusan Personil Polres Bintan Amankan Event Internasional Bintan Triatlhon Selama Dua Hari
Namun demikian, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan menegaskan permasalahan banjir kini sudah memasuki perkarangan ruko, oleh karenanya Hasan tancap gas dalam hal penangananya.
“Tapikan masih masuk ke dalam ruko itu, menangani ini tidak bisa sederhana itu harus sama timnya lah, makanya besok saya langsung gas,” pungkas Hasan.

