Lis juga mengingatkan agar para content creator tidak hanya mengejar jumlah penonton atau popularitas, tetapi tetap mengedepankan informasi yang benar serta memberikan nilai positif kepada masyarakat.
“Content creator memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi secara kreatif, positif, edukatif dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi kreatif yang mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana untuk memperkenalkan berbagai potensi Tanjungpinang.
“Saya berharap para peserta dapat menjadi bagian dari generasi kreatif yang ikut memperkenalkan berbagai potensi daerah kita. Mari kita jadikan media digital sebagai ruang mempromosikan secara bangga,” tuturnya.
Dengan semakin aktifnya para kreator lokal menghasilkan konten positif, berbagai potensi wisata, budaya dan kearifan lokal Tanjungpinang diharapkan dapat semakin dikenal, baik oleh masyarakat dalam daerah maupun wisatawan dari luar daerah.

