HARIANMEMOKEPRI.COM – Perkembangan media digital membuka peluang besar bagi promosi pariwisata dan kebudayaan daerah.
Hal itu menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Jelajah Tanjungpinang Content Creator Camp 2026 digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang di Hotel Nite & Day Tanjungpinang, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk belajar sekaligus mengembangkan kreativitas dalam menghasilkan konten yang mampu memperkenalkan potensi Kota Tanjungpinang kepada masyarakat luas.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, keberadaan content creator semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang begitu pesat.
Menurutnya, masyarakat saat ini dapat mencari informasi mengenai suatu daerah maupun destinasi wisata hanya melalui konten digital sebelum memutuskan untuk berkunjung.
“Jelajah Tanjungpinang tentunya sangat relevan di era digital. Orang bisa mengenal sebuah tempat sebelum mereka datang ke tempat tersebut. Mereka melihat video di media sosial, sekalipun kadang-kadang antara fakta dengan video tidak sesuai,” ujar Lis.
Ia menilai, konten yang dikemas secara menarik dapat memberikan pengaruh besar terhadap ketertarikan masyarakat untuk mengenal suatu daerah.
“Content creator sesungguhnya adalah salah satu duta pariwisata. Satu video yang menarik membuat orang menjadi penasaran, satu foto yang kuat dapat membuat orang ingin datang, dan satu cerita yang menyentuh dapat membuat orang jatuh cinta kepada sebuah kota,” katanya.
Lis juga mengingatkan agar para content creator tidak hanya mengejar jumlah penonton atau popularitas, tetapi tetap mengedepankan informasi yang benar serta memberikan nilai positif kepada masyarakat.
“Content creator memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi secara kreatif, positif, edukatif dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi kreatif yang mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana untuk memperkenalkan berbagai potensi Tanjungpinang.
“Saya berharap para peserta dapat menjadi bagian dari generasi kreatif yang ikut memperkenalkan berbagai potensi daerah kita. Mari kita jadikan media digital sebagai ruang mempromosikan secara bangga,” tuturnya.
Dengan semakin aktifnya para kreator lokal menghasilkan konten positif, berbagai potensi wisata, budaya dan kearifan lokal Tanjungpinang diharapkan dapat semakin dikenal, baik oleh masyarakat dalam daerah maupun wisatawan dari luar daerah.

