“Diharapkan kita benar-benar mampu untuk menggalang rasa semangat kebangsaan, persatuan dan kesatuan,” tambahnya.

Selain memperkuat persatuan, Lis juga mengingatkan pentingnya memaknai pengorbanan para pahlawan dan keluarga mereka dalam mempertahankan bangsa dan negara.

“Dengan adanya pengorbanan para pahlawan dan keluarga para pahlawan, tentunya itulah yang harus kita maknai daripada nilai-nilai Kesaktian Pancasila itu,” tuturnya.

Dalam upacara tersebut, Lis juga membacakan naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila.

Ikrar tersebut menegaskan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam membangun kebersamaan.

“Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian bagian ikrar yang dibacakan Lis.