HARIANMEMOKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menggelar peringatan Isra Mi’raj 1446 Hijriah di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (4/2/2025).

Acara ini menghadirkan Ustadz Das’at Latif sebagai penceramah dan dihadiri oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Kepri serta sejumlah pejabat daerah.

Sejak pagi, masyarakat sudah memadati lokasi acara untuk mendengarkan tausiyah dari Ustadz Das’at Latif, yang berasal dari Sulawesi Selatan.

Dalam ceramahnya, Ustadz Das’at menyampaikan makna penting dari peristiwa Isra Mi’raj yang menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, khususnya sholat.

“Kenapa Nabi Muhammad mengalami Isra Mi’raj? Karena saat itu merupakan tahun kesedihan bagi beliau setelah kehilangan istrinya,” jelas Ustadz Das’at.

Ia juga menyinggung tentang perintah sholat yang awalnya diwajibkan sebanyak 50 waktu, kemudian dikurangi menjadi 5 waktu bagi umat Islam.

“Maka perbaikilah sholat kita. Sholat adalah dialog dengan Allah SWT untuk mendapatkan keberkahan,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Isra Mi’raj bukan hanya tentang perjalanan fisik Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa, tetapi juga mengajarkan keseimbangan hidup dalam beribadah dan berinteraksi dengan sesama manusia.

“Hidup harus seimbang, baik dalam hubungan antarsesama makhluk hidup maupun dengan Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk mengamalkan pesan-pesan yang disampaikan dalam tausiyah tersebut.