Baca Juga: Lanud Raja Haji Fisabilillah Adakan Pembinaan Sosialisasi serta Pengenalan Stunting

Sebagai pendiri Nahdlatul Ulama, organisasi massa Islam terbesar di Indonesia, bahkan di dunia, makam KH Hasyim Asyari yang berada di kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang, diziarahi ribuan orang tiap harinya.

Hampir sebagian besar pesantren di Jawa dan Sumatera lahir dari rahim Pesantren Tebuireng.
Para kiainya juga pernah menjadi santri KH  Hasyim Asyari 

Selain itu, Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari juga berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan mengajak santri berjuang melawan penjajah.

Baca Juga: Wali Kota Dandang Panci dan Kuali

Menurutnya, berjuang melawan perebut kedaulatan hukumnya fardhu ‘ain, wajib bagi setiap kaum muslimin Indonesia.

Selain itu, Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari juga berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Dengan mengajak para santri untuk berjuang melawan penjajah karena berjuang melawan mereka hukumnya fardhu ain, yakni wajib bagi setiap muslimin Indonesia.

Baca Juga: Air Kelapa Buat Donat Kentang Lebih Empuk Cek Cara Buatnya

Sebagaimana diriwayatkan dalam film nasional berjudul Sang Kiai, pada 22 Oktober 1945, KH Hasyim Asyari mengeluarkan fatwa jihad.

Isinya, hukum membela negara dan melawan penjajah adalah fardhu ain alias wajib bagi setiap mukallaf (orang dewasa) yang berada dalam radius 88 kilometer.

Jadi, pahala perang melawan penjajah setara jihad fisabilillah. Oleh karena itu, orang Islam yang gugur dalam peperangan itu dihukumi syahid.