HARIANMEMOKEPRI.COM — Krisis air bersih mulai dirasakan warga di sejumlah kawasan permukiman di Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang. Kondisi ini dipicu musim kemarau yang berlangsung cukup panjang.
Merespons keluhan masyarakat, Polresta Tanjungpinang melalui Polsek Bukit Bestari menyalurkan bantuan 5 ton air bersih kepada warga, Senin (24/8/2026).
Penyaluran air bersih dipusatkan di Jalan Panglima Dompak RT 2 RW 3 Kelurahan Dompak.
Bantuan tersebut menyasar warga di Perumahan Puri Sri Gading dan Perumahan Crystal Valley.
Sebanyak 50 kepala keluarga menerima bantuan air bersih yang didistribusikan menggunakan armada tangki. Air kemudian dialirkan ke wadah penampungan yang telah disiapkan warga.
Kondisi kemarau membuat sumber air warga, terutama sumur, mengalami penurunan debit hingga sebagian mulai mengering.
Akibatnya, masyarakat mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci hingga kebutuhan sanitasi.
Kedatangan personel Polsek Bukit Bestari pun disambut antusias. Warga terlihat membawa berbagai wadah seperti ember, drum dan jeriken untuk mendapatkan pasokan air bersih.
Kapolsek Bukit Bestari Kompol Suardi, mengatakan penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat dampak kemarau.
Menurutnya, kepolisian berupaya hadir dan memberikan bantuan terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menghemat penggunaan air serta memanfaatkan persediaan yang ada secara bijak selama musim kemarau.
“Jika kondisi kekeringan masih berlanjut, kami siap berkoordinasi untuk memberikan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Kompol Suardi.
Apresiasi juga disampaikan Ketua RT 2 RW 3 Kelurahan Dompak, Yasri. Ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian Polsek Bukit Bestari yang telah membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Yasri berharap bantuan serupa dapat kembali diberikan apabila kemarau panjang masih berlangsung dan persediaan air warga belum kembali normal.
“Terima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan. Kami berharap bantuan ini dapat terus berlanjut selama warga masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” katanya.

