BMKG menilai kondisi ini berkaitan dengan keberadaan kabut asap. Penurunan jarak pandang tersebut perlu diwaspadai karena dapat berpengaruh terhadap keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan, terutama jika jarak pandang berada di bawah 5 kilometer.
Potensi Hujan Meningkat
Meski kondisi saat ini didominasi cerah berawan hingga berawan, BMKG memprakirakan potensi hujan akan meningkat pada 9 hingga 11 Oktober 2026.
Hujan yang terjadi diprakirakan bersifat lokal dan tidak merata akibat pengaruh aktivitas Gelombang Ekuator di sekitar Pulau Bintan.
Memasuki awal dasarian II Oktober, peluang hujan lokal juga masih terbuka, terutama pada periode siang hingga sore hari.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta dampak kabut asap kiriman dari wilayah Sumatera, Kalimantan dan daerah sekitarnya.
Masyarakat juga diminta memantau kondisi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker yang sesuai dianjurkan sebagai upaya mengurangi paparan akibat menurunnya kualitas udara.
Perubahan cuaca yang dapat berlangsung cepat juga perlu diperhatikan, khususnya bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan maupun di wilayah perairan.
Informasi terkini mengenai cuaca dan kondisi atmosfer dapat dipantau melalui aplikasi InfoBMKG, laman resmi BMKG serta media sosial resmi Stasiun Meteorologi Tanjungpinang.

