Pendidikan sejati bukanlah tentang seberapa cepat seseorang mampu menyerap kepingan informasi singkat dari internet, melainkan seberapa dalam ia mampu memahami makna di balik fakta-fakta tersebut bagi kehidupan nyata.
Keputusan sederhana untuk mematikan sambungan internet sejenak dan membuka lembaran buku cetak malam ini bisa menjadi langkah awal yang sangat menentukan arah perkembangan kecerdasan generasi masa depan bangsa Indonesia.
Pada akhirnya, di tengah arus digitalisasi yang makin tidak terbendung, merawat kebiasaan membaca buku fisik adalah bentuk perlawanan paling elegan untuk menjaga kedamaian jiwa serta ketajaman akal budi kita semua.

