Tanjungpinang — Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Tanjungpinang menggelar acara halal bihalal Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, pada Minggu (08/05) malam.
Acara yang dihadiri oleh warga dan siswa SH Terate dari Cabang Tanjungpinang dan Bintan ini berjalan dengan khidmat.
Ketua SH Terate Cabang Tanjungpinang Kangmas Mohd. Komaruddin dalam sambutannya berterima kasih kepada semua yang hadir dalam acara tersebut.
“Semoga Allah memberikan berkah kepada semua yang hadir, memberikan panjang umur, dan sehat serta program pengembangan SH Terate diridhoi Allah SWT,” ucapnya.
Ketua SH Terate Cabang Tanjungpinang Kangmas Mohd. komaruddin saat memberikan sambutan.
Kangmas Komar (sapaan-akrab) juga mengatakan bahwa SH Terate akan tetap berjalan dan berkembang dengan sendirinya dikarenakan keikhlasan dan pengabdian yang luar biasa dari warganya.
Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Dewan Cabang SH Terate Cabang Tanjungpinang, Kangmas Sutiyono, yang mengatakan bahwa antara pelatih dan siswa yang hadir dalam acara halal bihalal akan saling memaafkan.
“Antara siswa dan warga silahkan saling memaafkan, semoga dosa-dosa kita diampuni oleh Allah SWT,” ujarnya.
Ketua Dewan Cabang SH Terate Cabang Tanjungpinang, Kangmas Sutiyono saat menyampaikan sambutan.
Kangmas Sutiyono juga menyampaikan bahwa SH Terate tidak diajarkan tentang pencak silat saja, namun juga tentang kerohanian.
“SH Terate mendidik manusia agar menjadi manusia yang berbudi luhur tau benar dan salah, jadi bukan hanya tentang fisik atau pintar silat saja,” jelasnya.
Sementara itu, tausyiah disampaikan oleh salah satu warga SH Terate Cabang Tanjungpinang, Ustadz Ibnu Khoir, yang dalam tausyiahnya memberikan penjabaran tentang Hablum Minannas dan Hablum Minallah.
Salah satu warga SH Terate Cabang Tanjungpinang, Ustadz Ibnu Khoir, yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Al Hasan Gesek, Bintan saat memberikan tausyiah.
“Apabila hubungan dengan Allah baik, maka hubungan dengan manusia juga harus baik, harus diseimbangkan,” jelasnya.
Ustadz yang juga sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Al Hasan Gesek ini juga sedikit menjabarkan tentang lambang SH Terate, yang menurutnya bukan hanya sekedar lambang, namun apabila diartikan sangat dalam maknanya.
Acara ditutup dengan mengumandangkan sholawat secara berjamaah yang membuat sebagian anggota SH Terate yang hadir menundukkan kepala dan meneteskan air mata.









