Nelayan Minta Ganti Alat Tangkap Bukan Sagu Hati

Avatar of Indra Priyadi

- Redaktur

Selasa, 19 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miswanto selaku ketua Kelompok Usaha Bersama Nelayan ( foto : Indrapriyadi/HarianMemoKepri.com )

Miswanto selaku ketua Kelompok Usaha Bersama Nelayan ( foto : Indrapriyadi/HarianMemoKepri.com )

Tanjungpinang – Para Nelayan mengeluhkan serta meminta ganti rugi terkait dengan pelaksanaan Proyek Folder pengendalian banjir di Jl. Pemuda sehingga berdampak pada hasil tangkap nelayan saat ini.

Mereka merasakan menurunnya hasil tangkapan tersebut sejak sekitar 4 – 5 bulan hingga saat ini dimana pada sebelum ada pengerjaan proyek hasil tangkapan nelayan bisa mencapai 4 Kg sekarang menjadi 1 ons saja.

Miswanto selaku Ketua Kelompok Usaha Bersama ( KUB ) Nelayan ini menyampaikan sekarang kami merasa dirugikan biasanya hasil tangkapan bisa 3-4 Kg saat ini mengalami penurunan sangat drastis.

“Kami sudah merasakan selama 4 – 5 bulan ini mau sampai kapan kami harus begini, untuk itu kami minta solusi kepada Pemerintah memberikan jalan keluar terhadap nelayan di pesisir. Dampak lingkungan yang kami rasakan adalah lumpur bauksit sehingga air menjadi merah jadi ikan maupun udang enggan ke tepi lagi. Untuk bisa menjadi normal membutuhkan waktu lama sekitar 2 tahun,” terangnya, saat berada di Kantor PUPR Tanjungpinang, Senin (18/10 ).

Oleh karena itu dirinya berharap kepada Pemko Tanjungpinang agar bisa mengganti alat tangkap kami walaupun tidak bisa mencari di darat tetapi kami bisa mencari di laut.

“Sementara ini belum ada Pemerintah turun langsung melihat dampak yang kami alami, namun kami saja yang melaporkan kasus ini dari hasil laporan kami Pemerintah menanggapi dengan memberikan sagu hati sebesar Rp 12 juta untuk 120 orang nelayan. Tapi kami merasa itu bukan jalan keluar bukan itu yang kami minta melainkan kami minta alat tangkap,” lanjutnya.

Dari sagu hati yang diberikan kepada mereka mempertanyakan uang tersebut dengan Rp 100 ribu per orang apa yang bisa mereka lakukan sedangkan penghasilan para nelayan lebih dari itu.

“Kami tahu bahwa anggaran Pemko tidak ada tapi harus mengerti juga kami ini nelayan mencari kebutuhan hidup. Baru satu kali sagu hati yang diberikan pada hari Kamis yang lalu ” pungkas Miswanto.

Baca Juga :  2.116 Warga Binaan Lapas/Rutan/LPKA Kemenkumham Babel Terdaftar DPT Pilkada 2024

Berita Terkait

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia
Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas
Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah
Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora
Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK
Warga Mandiri Lapas Cipinang Hadirkan Ruang Belajar dan Berkarya bagi Warga Binaan
Batik Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Laris di IPPAFest 2025, Menteri Agus Andrianto Ikut Borong

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:48 WIB

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas

Sabtu, 8 November 2025 - 13:44 WIB

Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Sabtu, 8 November 2025 - 13:33 WIB

Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah

Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB

Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora

Berita Terbaru

Pertemuan PWI bersama Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Selasa (20/1/2026) foto: PWI Tanjungpinang

Tanjungpinang

Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Dukung Hari Pers Nasional 2026

Selasa, 20 Jan 2026 - 21:16 WIB

Kepala dan Wakil Kepala BP Batam saat memaparkan target capaian, Selasa (20/1/2026) foto : BP Batam

BP Batam

Batam Melesat, Realisasi Investasi Tembus Rp 69 Triliun

Selasa, 20 Jan 2026 - 20:37 WIB