Bintan – Dua orang Nelayan asal Kabupaten Bintan berhasil di selamatkan di daerah Teluk Mata Ikan Nongsa, Batam oleh Basarnas Tanjungpinang, dimana dua orang Nelayan tersebut kapal yang mereka gunakan sempat mengalami kerusakan pada mesin sehingga mereka hanyut dan terbawa arus sampai daerah tersebut.
Diketahui Pihak Basarnas Tanjungpinang melaksanakan pencarian selama dua hari berturut-turut mulai hari Senin malam hingga Selasa siang. Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam berjumlah 4 (Empat) orang personil bergerak ke lokasi menggunakan Truck Personil dan 1 (Satu) Sett Rubber Boat untuk mengecek keadaan korban.
Kepala Basarnas Tanjungpinang Slamet Riyadi menjelaskan pada hari pertama pihaknya menerima Informasi dari Kades Desa Sebong Lagoi bahwa warganya yang beraktifitas Nelayan Sungai Kecil hilang kontak pada hari Senin tanggal 09 Mei 2022 sekitar pukul 21:00 Wib.
“Nelayan tersebut berangkat melaut/menjaring ikan pada pukul 16.00 Wib menggunakan kapal kayu/pompong, korban menjaring ikan di wilayah perairan Batu Putih sampai perairan Berakit,” jelas Slamet melalui WhatsApp, Selasa ( 10/05 ) sore.
Kemudian pada hari kedua Tim SAR gabungan di bagi menjadi dua regu yang terdiri dari regu pertama RB 209 Tanjungpinang, Polair Polda Kepri, melaksanakan pencarian dengan menyisir sekitar lokasi kejadian, selanjutnya ke arah utara menggunakan unsur yang dimiliki Potensi masing-masing.
Sedangkan regu kedua terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Polair Polres Bintan, TNI AL dan Keluarga melaksanakan pencarian dengan penyisiran bibir pantai menggunakan kapal kayu/pompong, Rubber Boat serta jalur tepian bibir pantai.
“Dengan telah ditemukannya korban dalam keadaaan selamat dan sehat wal’afiat, kegiatan Ops SAR H.2 di nyatakan selesai dan di usulkan di tutup seluruh unsur kembali ke pangkalannya masing-masing,” pungkasnya.









