Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Aksi Peduli Covid serta seluruh jajarannya didampingi Kejaksaan Negeri melakukan penyerahan bantuan Pasien Isoman yang terpusat di Halaman Kantor BPBD Tanjungpinang, Senin (09/08).
Hadir dalam penyerahan Inisiator ASPC sekaligus Kejari Tanjungpinang Joko Yuhono, Wakil Walikota Endang Abdullah, Ketua DPRD Tanjungpinang Hj Yuniarni Pustoko Weni, Anggota DPRD Tanjungpinang, dan Ketua Koordinator UMKM Zulhidayat.
Bantuan yang diberikan berupa nasi kotak sekaligus vitamin bagi 820 orang menjalani isolasi mandiri di rumah masing – masing dengan harapan bisa menurunkan angka fluktuatif.
Walikota Tanjungpinang Hj Rahma dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan nasi kotak yang diberikan untuk 820 orang Isoman selama satu bulan akan menggunakan anggaran 1,2 Miliar.
“Kegiatan ini berangkat pada saat dapur umum di Dinas Sosial tepatnya pada tanggal 13 – 39 Juli yang telah menyalurkan 19 ribu nasi kotak jika dirupiahkan senilai Rp 197 Juta bukan dari APBD, yang APBD mulai hari ini untuk kita persiapkan sesuai dengan kondisi sebanyak 1,2 Miliar,” ujarnya.
Masih kata Rahma, pengadaan nasi kotak tersebut bisa juga membantu kebutuhan UMKM di Kota Tanjungpinang.
Tujuan diadakan kegiatan seperti ini untuk mendorong kesembuhan serta mengurangi kasus Isoman, OTG, orang gejala ringan. Selain itu juga sebagai upaya pemulihan perekonomian nasional.
“Karena pengadaan nasi kotak ini dibantu oleh 10 catering yang memang diberikan kepada ibu – ibu catering untuk memperkerjakan anggotanya. Begitu juga pergerakan kebutuhan belanja terpenuhi melalui anggaran APBD, ” lanjut Rahma.
Dirinya memastikan penyaluran bantuan ini bisa tepat sasaran kepada pasien Isoman melalui camat dan lurah setempat dengan membuktikan foto penyerahan.
“Berdasarkan data dari Puskesmas diberikan kepada Kecamatan selanjutnya Kelurahan didampingi pendistribusiannya kepada warga setempat, karena 820 ini dibagi 18 Kelurahan sehingga ada satu RT hanya ada dua bahkan bervariasi untuk membuktikannya mereka yang mendistribusikan harus di foto, ” pungkasnya.











