Asal Mula Danau Maninjau Kabupaten Agam

Avatar of Indra Priyadi

- Redaktur

Selasa, 19 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Danau Maninjau saat sore hari ( foto: Indrapriyadi/HarianMemoKepri.com )

Suasana Danau Maninjau saat sore hari ( foto: Indrapriyadi/HarianMemoKepri.com )

Sumbar – Siapa tidak kenal Danau Maninjau yang merupakan destinasi wisata Provinsi Sumatera Barat selain Jam Gadang.

Tidak jauh dari Danau Maninjau tersebut terdapat jalan kelok 44 memiliki banyak tikungan tajam bahkan sering memakan korban dan banyak juga kendaraan yang terjatuh kedalam jurang jika tidak berhati hati dalam berkendara.

Asal usul Danau Maninjau ini merupakan cerita legenda populer di kalangan masyarakat Minangkabau tentang terbentuknya Danau Maninjau.

Dilansir dari Wikipedia, cerita Danau Maninjau juga dikenal dengan bujang sembilan. Danau Maninjau adalah sebuah danau vulkanik terletak di Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, Danau ini memiliki luas sekitar 99,5 Km2 dengan kedalaman mencapai 495 Meter serta danau terluas kesebelas di Indonesia.

Menurut cerita, Danau Maninjau pada awalnya merupakan gunung berapi yang di puncaknya terdapat sebuah kawah yang luas. Oleh karena ulah manusia, gunung berapi itu meletus dan membentuk sebuah danau yang luas.

Konon, letusan Gunung Tinjau itu menyisakan kawah yang luas dan lama-kelamaan berubah menjadi danau. Oleh masyarakat sekitar, nama gunung itu kemudian diabadikan menjadi nama danau, yakni Danau Maninjau. Sementara nama-nama tokoh yang terlibat dalam peristiwa itu diabadikan menjadi nama nagari di sekitar Danau Maninjau, seperti Tanjung Sani, Sikudun, Bayua, Koto Malintang, Koto Kaciak, Sigalapuang, Balok, Kukuban, dan Sungai Batang.

Baca Juga :  Krisis Suriah, Rusia Pamerkan Rudal S-400 Anti Serangan, Amerika : Kita Kerahkan Pasukan ke Suriah

Berita Terkait

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia
Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas
Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah
Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora
Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK
Warga Mandiri Lapas Cipinang Hadirkan Ruang Belajar dan Berkarya bagi Warga Binaan
Batik Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Laris di IPPAFest 2025, Menteri Agus Andrianto Ikut Borong

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:48 WIB

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas

Sabtu, 8 November 2025 - 13:44 WIB

Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Sabtu, 8 November 2025 - 13:33 WIB

Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah

Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB

Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora

Berita Terbaru