22 Atlet NPC Kepri Bertarung di Tujuh Cabor Peparnas Papua

Avatar of Redaksi

- Redaktur

Rabu, 13 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang — Sebanyak 22 atlet National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Kepri akan bertarung di Pekan Paralimpiade Nasional atau Pekan Paralimpik Indonesia (Peparnas). Peparnas tahun 2021 ini akan berlangsung di Provinsi papua sebagai tuan rumah setelah pelaksanaan PON selesai.

Ketua Harian Panitia Besar Peparnas XVI Papua Doren Wakerkwa menyebutkan peparnas ke-XVI panitia akan memperlombakan 12 cabang olahraga.

Direncanakan para atlet NPC Kepri yang berjumlah 22 orang akan berangkat ke papua pada 30 Oktober mendatang didampingi ofisial dan pelatih.

Sementara Atlet NPC Provinsi Kepri akan mengikuti tujuh cabang olahraga. Masing-masing atlet sedang mengikuti Teknical Center (TC).

Cabang olahraga yang akan diikuti oleh atlet Kepri masing-masing Para Atletik, Para Renang, Para Tenis Meja, Para Catur, Para Menembak dan Para Judo serta para Boccia.

Untuk atlet yang mengikuti cabang Para Atletik saat ini mengikuti Teknical Center di Batam.

Pemusatan Teknical Center dilakukan di empat kabupaten. Untuk cabang Para Tenis Meja di Bintan, Para Renang di Karimun, Para Catur, Para Judo dan Para Boccia di Batam serta untuk cabang Para Menembak dipusatkan lapangan Tembak Gurita Perkasa Tanjungpinang.

Fachrizal selaku ketua National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Kepri mengapresiasi berbagai pihak dalam membantu mempersiapkan para atlet NPC Kepri untuk mengikuti Peparnas.

“Salah satunya kami sangat mengapresiasi dukungan dari Yomarhanlan Tanjungpinang yang membantu para atlet latihan dan meminjamkan lapangan serta fasilitas dan sarana yang dibutuhkan. Bahkan, pelatihpun disediakan hingga atlet NPC Kepri siap untuk berangkat ke Peparnas Papua,” ucap Fachrizal, Selasa (12/2020).

Fachrizal juga berterimakasih kepada Kapolda Kepri yang memberikan izin untuk pelatih judo tunanetra yaitu Cakrawala.

“Mohon izin dan doa seluruh masyarakat Kepulauan Riau agar kami diberikan kelancaran serta bisa meraih prestasi serta mengibarkan bendera provinsi Kepulauan Riau di tanah Papua,” pintanya.

“Semua atlet sudah berkumpul di Batam pada 31 Oktober dan rencananya akan dilepas oleh Gubernur. Berangkatnya pada 1 November,” katanya.

Baca Juga :  Harbak ke-49, BP Batam Santuni Anak Yatim Pegawai dan Purnabakti

Berita Terkait

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia
Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas
Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah
Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora
Wawasan Hukum Nusantara Desak Presiden Ganti Wamenaker Usai OTT KPK
Warga Mandiri Lapas Cipinang Hadirkan Ruang Belajar dan Berkarya bagi Warga Binaan
Batik Karya Warga Binaan Lapas Cipinang Laris di IPPAFest 2025, Menteri Agus Andrianto Ikut Borong

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:48 WIB

Menag: Perceraian Usia Dini Rumah Tangga Masih Dominan di Indonesia

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:35 WIB

Ungkap Mafia Tanah Rp16,8 Miliar, Kapolresta Tanjungpinang Terima Penghargaan Pin Emas

Sabtu, 8 November 2025 - 13:44 WIB

Danrem 151 Binaiya Ajak Masyarakat Maluku Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Sabtu, 8 November 2025 - 13:33 WIB

Ombudsman Dorong DPRD Tanimbar Percepat Perbaikan Layanan Publik dan Sertifikasi Sekolah

Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB

Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri Kabinet Merah Putih, Erick Thohir Menjabat Menpora

Berita Terbaru