Sementara itu, Sekda Lingga menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antar jajaran Pemerintah Kabupaten Lingga serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan roda pemerintahan yang selaras dengan nilai-nilai religius.
“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lingga juga mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk menyambut sepuluh hari terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah, seperti membaca Al-Qur’an, melaksanakan salat sunnah, bersedekah, serta menghidupkan malam-malam Ramadan dengan kegiatan ibadah, termasuk i’tikaf di masjid,” tutur Sekda Lingga.
Menjelang waktu berbuka puasa, para peserta mengikuti rangkaian tausiah hingga waktu berbuka tiba, yang kemudian dilanjutkan dengan salat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah di Masjid Megat Kuning.
Dalam tausiahnya, Ketua MUI Kabupaten Lingga juga mengingatkan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an hendaknya menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Nuzulul Qur’an ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan amanah pemerintahan,” ungkapnya.
Kegiatan khataman Al-Qur’an dan peringatan Nuzulul Qur’an ini diharapkan menjadi ladang amal ibadah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan spiritualitas dalam menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Lingga.

