Harian Memo Kepri | Tanjungpinang — Pelabuhan penyeberangan yang selama ini dipakai para wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Penyengat terlihat sudah memperhatinkan, Kamis (28/11).
Pantauan harianmemokepri.com, terlihat salah satu atap jenis asbes tampak bolong, juga terdapat puluhan motor yang terparkir di kiri kanan bahu pelantar menuju ponton mengganggu aktivitas para wisatawan yang hendak menyeberang ke Pulau Penyengat.
Walikota Tanjungpinang H Syahrul S. Pd mengatakan bahwa pada tahun 2020 mendatang Pemerintah Provinsi Kepri bersama Pemko Tanjungpinang akan memperbaiki semua kerusakan yang ada di pelabuhan tersebut.
“Ya, kita sudah berkoordinasi dengan Plt Gubernur Provinsi Kepri akan memperindah Pulau Penyengat, termasuk pelabuhan itu akan kami perbaiki. Akan tetapi pelabuhan penyeberangan tersebut sudah menjadi prioritas Pemprov,” ujarnya.
Dikatakan Syahrul, pada tahun 2020 pihaknya juga akan memperlebar jalan di Pulau Penyengat. Hal ini dikarenakan Pulau Penyengat sudah menjadi warisan budaya.
“Sudah sepantasnya kita menjaga dan merawat bersama-sama, sehingga nantinya akan menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Penyengat ini,” kata Syahrul.
Penulis | Indrapriyadi









