HARIANMEMOKEPRI.COM — Pulau Penyengat merupakan salah satu pulau dengan memiliki nilai sejarah di Tanjungpinang dan menjadi cagar budaya saat ini.

Untuk bisa berkunjung ke Pulau Penyengat harus menggunakan transportasi laut dengan jarak tempuh sekitar 15 menit dari Tanjungpinang. Pulau Penyengat sebuah pulau kecil berjarak lebih kurang 1,8 Km dari pusat Kota.

Bangunan – bangunan bersejarah hingga kini masih kokoh salah satunya Masjid Raya Sultan Riau Penyengat terbuat dari bahan putih telur, makam-makam para Yang di-Pertuan Muda Kerajaan
Johor-Pahang-Riau-Lingga, dua diantaranya yaitu makam dari pahlawan nasional Raja Haji Fisabilillah dan Raja Ali Haji (Bapak Bahasa), terdapat juga kompleks Istana Kantor dan benteng pertahanan di Bukit Kursi serta Balai Adat Melayu Kepulauan Riau.

Baca Juga: Doa Tolak Bala Menjadi Tradisi Tahunan Bagi Warga Desa Pondok Kopi Bengkulu

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah mendesain khusus bagi Pulau Penyengat agar menjadi Zero carbon atau tidak adanya karbondioksida, selain itu kendaraan di sana juga akan diganti dengan kendaraan listrik.