Tanjungpinang – Dalam satu hari Kota Tanjungpinang kembali dilanda curah hujan yang tinggi dengan disertai angin kencang, sehingga menyebabkan beberapa titik lokasi mengalami banjir, pohon tumbang, dan beberapa ruas bangunan roboh, Sabtu ( 17/04 ).
Pantauan harianmemokepri.com di lapangan, terlihat plafon Kantor Biro Kesra Gedung A Kantor Gubernur Provinsi Kepri ambruk akibat tiupan angin kencang disertai hujan.
Beruntung tidak ada korban jiwa, dan hingga saat ini belum diketahui taksiran kerugiannya.
Ditempat yang lain, pohon tumbang dan pagar sekolah SDN 017 Tanjungpinang Timur runtuh sehingga mengakibatkan akses jalan tertutup.
Terkait dengan hal tersebut, Pelaksana Tugas ( Plt ) Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Dr Mulia Wiwin M.Pd mengatakan, saat ini sedang mencari tau penyebabnya dan telah berkoordinasi dengan kepala sekolah.
“Diperkirakan arus hujan yang sangat tinggi hari ini, hingga pagar sekolah itu roboh, Insha Allah kita sedang mencari tau penyebabnya. Saya juga sedang berkoordinasi dengan kepala sekolah,” jelasnya.
Wiwin juga telah memerintahkan Dra Ellysa Purnamawaty selaku Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang untuk segera mencari penyebab kejadian tersebut serta mengambil tindakan agar tidak terjadi kerusakan pada bangunan sekolah itu.
“Emang harus segera disikapi, untungnya anak-anak tidak ada di sekolah. Saya khawatir jika tidak cepat disikapi akan menyebabkan robohnya bangunan,” ungkap Wiwin.
Dirinya akan segera melaporkan dan menyurati kejadian di SDN 017 ke pihak BPBD untuk diberikan solusinya.
“Insha Allah segera kita Surati BPPD untuk meminta solusi kondisi tersebut, hingga saat ini belum ada korban jika dan masalah kerugian akibat bencana alam itu kita belum dapat menafsirkan, ” pungkas Wiwin.











