Harian Memo Kepri | Natuna — Gaung Kabupaten Natuna ingin memisahkan diri dari Provinsi Kepri, bukan hanya isapan jempol belaka. Berbagai persiapan terus dilakukan guna menyatukan presepsi, menjadikan Natuna Provinsi khusus.
Dengan dibuktikan banyaknya dukungan dari elemen masyarakat, maupun organisasi kemasyarakatan, melakukan dukungan.
Hari ini, puluhan spanduk dari berbagai elemen masyarakat, menyuarakan kepada Pemerintah Pusat, agar Kabupaten Natuna dimekarkan menjadi Provinsi Khusus.
Pemasangan spanduk dari elemen masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan tekad bulat, agar kabupaten ditengah Negara Asean itu dapat dimekarkan.
“Masyarakat sudah bergerak, saya yakin OPD dan DPRD, akan ikut berperan aktif,” ujar Ketua team 9, Umar, Minggu (01/2020)
Dikatakannya, pemasangan spanduk sepanjang 200 meter, merupakan langkah awal dari perjuangan pemekaran. Lokasi pemasangan itu dititik beratkan disepanjang jalan mesjid Agung Natuna Gerbang Utaraku.
Menurutnya, pemasangan spanduk sebagai langkah awal kebersamaan, untuk mewujudkan cita -cita kita. Ini bukan keinginan kelompok, melainkan keginginan bersama.
Tahap demi tahap telah kita lakukan . Kemarin sudah audensi dengan pihak eksekutif maupun legislatif. Bola sudah dilempar tinggal mencari langkah selanjut.
Besok bakal ada kunjungan anggota DPR-RI dari partai Golkar. Kita ada wacana mau bertemu dengan mereka sekalian menyuarakan permasalahan ini. Namun alangkah baiknya, jika didampingi DPRD pNatuna bersama Bupati.
Selain itu wacana Team 9, untuk duduk bersama dengan Bupati dan DPRD juga akan dilakukan, guna membahas dan melakukan pertemuan dengan Pemkab Anambas bersama DPRDnya.
“Jika Anambas menolak untuk ikut berjuang, kita tetap maju, karena ada pemekaran Natuna Barat, Natuna Selatan Dan Kota Ranai. Ini sudah cukup untuk membentuk provinsi khusus. Namun alangkah baiknya, jika mereka mau bergabung,” ucapnya.
Hasil pantauan dilapangan puluhan spanduk telah dipasang sejak pagi hingga sore hari. Berbagai permintaan disuarakan agar Pemerintah Pusat bersedia menjadikan Natuna Provinsi Khusus.
Mengingat Natuna 97 persen lautan, dan berada diantara 7 negara tetangga, yang rentan untuk direbut, sudah seharusnya dimemarkan, agar pengawasan dan roda pembangunan bisa cepat berjalan.
Penulis | Salohot

