Observasi WNI dari Wuhan di Natuna, Bupati Lakukan Audiensi dengan Pemerintah Pusat ,

Avatar of Redaksi

- Redaktur

Rabu, 5 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Memo Kepri | Natuna — Dalam rangka memperjuangkan penolakan observasi WNI dari Wuhan di Kabupaten Natuna, Bupati Natuna, Drs. H. Abdul Hamid Rizal,M.Si didampingi Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Andes Putra dan beberapa tokoh dari Kelompok Nelayan, Akademisi dan Pemuda Natuna menyampaikan berbagai tuntutan ke Pemerintah Pusat.

Adapun berbagai kegiatan yang dilakukan oleh rombongan tersebut diantaranya menemui Menko Polhukam RI, Mahfud MD di ruang kerjanya, didampingi Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Setelah mengadakan pertemuan, Mahfud MD beserta Bupati Natuna dan peserta rapat menggelar Konferensi Pers, di Gedung Kemenko Polhukam Jakarta, selasa (04/02) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD menerangkan bahwa keputusan untuk menjadikan Natuna sebagai daerah observasi WNI dari Wuhan merupakan keputusan cepat yang diambil oleh Pemerintah Pusat setelah mendapatkan isyarat dari Pemerintah Cina untuk mengevakuasi WNI, mengingat lokasi yang dipakai adalah fasilitas militer yang dirasa tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Memang diakui terjadi miskomunikasi informasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, terutama terkait keterbukaan informasi dan sosialisasi yang menimbulkan penolakan dari masyarakat.

Namun Mahfud MD meyakinkan bahwa seluruh WNI yang diobservasi dalam kondisi sehat, dan Menteri Kesehatan akan menjadi jaminan paling terdepan atas nama Negara untuk menghilangkan keresahan masyarakat yang terjadi saat ini.

Dalam rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Natuna selama di Jakarta kali ini, Rombongan juga bertemu dengan Anggota Komisi IX DPR RI.

Selain itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Natuna juga diundang sebagai panelis pada acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di salah satu Stasiun Televisi Nasional (TV One), diantaranya Wakil Bupati Natuna, Tokoh Pemuda dan Kelompok Nelayan.

Namun Bupati Natuna berhalangan hadir karena dalam waktu yang sama beliau diundang ke Stasiun TV CNN untuk menghadiri wawancara khusus. Seluruh rombongan, baik yang hadir di ILC maupun wawancara khusus di CNN, terus menyuarakan tuntutan masyarakat Natuna.

Penulis | Salohot
 Sumber| Dok.| setda.natunakab.go.id
Baca Juga :  Walikota Tanjungpinang Tutup Usia di RSUP Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang

Berita Terkait

Seluruh OPD Kepri Terima DPA APBD 2026, Ansar Targetkan RPJMD Tercapai
Rayakan Usia 20 Tahun, Korem 033 Wira Pratama Perkuat Kebersamaan dengan Rakyat
Jajaran Pejabat Polda Kepri Dirombak, Ini Daftar Pejabat Barunya
Perdana Digelar, Gubernur Kepri Resmikan Car Free Day di Gurindam XII Tanjungpinang
Wagub Kepri Serahkan E-BKP kepada Puluhan Nelayan di Karimun
Penataan Parkir Pelabuhan Taman Bunga Jadi Perhatian KPK Karimun
Kantor SAR Natuna Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Natuna
Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:27 WIB

Seluruh OPD Kepri Terima DPA APBD 2026, Ansar Targetkan RPJMD Tercapai

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:36 WIB

Rayakan Usia 20 Tahun, Korem 033 Wira Pratama Perkuat Kebersamaan dengan Rakyat

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:21 WIB

Jajaran Pejabat Polda Kepri Dirombak, Ini Daftar Pejabat Barunya

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:37 WIB

Perdana Digelar, Gubernur Kepri Resmikan Car Free Day di Gurindam XII Tanjungpinang

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:39 WIB

Wagub Kepri Serahkan E-BKP kepada Puluhan Nelayan di Karimun

Berita Terbaru