Harian Memo Kepri | Natuna — Ketua DPRD Natuna, Andes Putra dan Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullah, menghadiri rapat terkait penggunaan alat tangkap Cantrang oleh nelayan Pantura yang akan melaut di Kabupaten Natuna.
Rapat yang digelar Kemenko Polhukam itu turut dihadiri beberapa Mentri, Anggota DPRD Natuna, Pejabat Pemerintah Daerah dan Sejumlah Nelayan Pantura.
DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan tegas menolak penggunaan kapal Cantrang di Perairan Natuna.
Diberitakan sebelumnya, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pemerintah Pusat akan segera memulai pembangunan di Kabupaten Natuna, yang meliputi sektor peningkatan perekonomian masyarakat dan pemberdayaan bagi nelayan setempat.
Mahfud MD mengatakan, terkait rencana pengiriman nelayan asal Pantura untuk meramaikan perairan Natuna, Mahfud mengaku akan tetap mengutamakan para nelayan lokal.
“Tidak mungkin Pemerintah memobilitasi nelayan pantura kesini, tanpa memperhatikan nelayan lokal. Nelayan Natuna tetap akan kita nomor satukan,” janji Mahfud didepan para pejabat dan nelayan Natuna.
Ia meminta agar masyarakat nelayan Natuna dapat menerima para nelayan dari Pantura, sebagai mitra kerjasama untuk mengelola hasil laut supaya lebih maksimal. (Advetorial)









