Kebutuhan Tidak terpenuhi, Pengungsi Asal Afghanistan Unras

Avatar of Indra Priyadi

- Redaktur

Kamis, 26 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Unras Pengungsi Asal Afghanistan di Hotel Bdara

Aksi Unras Pengungsi Asal Afghanistan di Hotel Bdara

Bintan – Ratusan pengungsi asal Afganistan menggelar aksi unjuk rasa, para pengungsi itu mendesak pihak terkait untuk segera memberikan kejelasan secepat mungkin. Rabu (25/08 ).

Setiap tahunnya, tercatat selalu ada aksi bunuh diri para pengungsi asal Afganistan yang tinggal di Hotel Badra,

Selama di Indonesia, mereka hanya bergantung pada dana yang diberikan International Organization for Migration (IOM) yang berjumlah RP 1,2 Juta per bulannya.

Bagi mereka, jumlah tersebut tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi selama di lokasi pengungsian.

Salah seorang juru bicara, Yahya Jamely  mengatakan, para pengungsi sudah kerap kali melayangkan aksi unjuk rasa. Akan tetapi, teriakan para pengungsi itu tak kunjung membuahkan hasil.

Baca Juga :  Rumah Warga Sekubit Ambruk Dihantam Angin Kencang

“Kami mohon dan meminta agar suara kami didengar. Semua tidak ada yang bisa hubungi keluarga,” ujarnya.

Yahya menambahkan, sudah banyak rekan-rekannya yang merasa depresi. Menurutnya, depresi yang dirasakan para pengungsi lantaran tidak kunjung mendapatkan kepastian status dari negara ketiga (Canada, American, Australia, New Zealand, dan lainnya), serta United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Selain itu, semakin mencekamnya kondisi di negara asal mereka juga menjadi menjadi penyebab utama sejumlah rekannya untuk melakukan aksi bunuh diri.

Baca Juga :  Tembelan Susah Sinyal, Apri Sujadi : Kita Pasang Empat Tower Disana

“Semua orang disini pasti depresi. Banyak dari kami yang sudah bunuh diri,” ujarnya saat melakukan aksi

Yahya pun menegaskan, ia dan para pengungsi lainnya membutuhkan kejelasan status demi keselamatan mereka. Hingga saat ini telah lebih dari 15 orang rekannya yang melakukan aksi bunuh diri.

“Teroris sudah mengambil alih seluruh Afganistan, tidak ada yang aman. Selama tinggal di sini belum ada yang dengar suara kami dan cari solusi,” terang Yahya.

Berita Terkait

Seluruh OPD Kepri Terima DPA APBD 2026, Ansar Targetkan RPJMD Tercapai
Rayakan Usia 20 Tahun, Korem 033 Wira Pratama Perkuat Kebersamaan dengan Rakyat
Jajaran Pejabat Polda Kepri Dirombak, Ini Daftar Pejabat Barunya
Perdana Digelar, Gubernur Kepri Resmikan Car Free Day di Gurindam XII Tanjungpinang
Wagub Kepri Serahkan E-BKP kepada Puluhan Nelayan di Karimun
Penataan Parkir Pelabuhan Taman Bunga Jadi Perhatian KPK Karimun
Kantor SAR Natuna Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Natuna
Ansar Ahmad Minta Warga Kepri Tetap Waspada Banjir Rob Akibat Pasang Tinggi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:27 WIB

Seluruh OPD Kepri Terima DPA APBD 2026, Ansar Targetkan RPJMD Tercapai

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:36 WIB

Rayakan Usia 20 Tahun, Korem 033 Wira Pratama Perkuat Kebersamaan dengan Rakyat

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:21 WIB

Jajaran Pejabat Polda Kepri Dirombak, Ini Daftar Pejabat Barunya

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:37 WIB

Perdana Digelar, Gubernur Kepri Resmikan Car Free Day di Gurindam XII Tanjungpinang

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:39 WIB

Wagub Kepri Serahkan E-BKP kepada Puluhan Nelayan di Karimun

Berita Terbaru