Kepulauan Riau

Jalin Sinergitas dan Silaturahmi, Forum Bela Negara Wilayah Kepri Kunjungi Lembaga Adat Melayu

52
×

Jalin Sinergitas dan Silaturahmi, Forum Bela Negara Wilayah Kepri Kunjungi Lembaga Adat Melayu

Sebarkan artikel ini
Foto bersama jajaran Forum Bela Negara Wilayah Kepri dan Lembaga Adat Melayu Kepri usai kegiatan silaturahmi di Gedung LAM Kepri pada Senin (06/11) pagi.

HARIANMEMOKEPRI.COM — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara Republik Indonesia (FBNRI) Kepulauan Riau melakukan kunjungan ke Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri pada Rabu (06/11) pagi.

Kegiatan dalam rangka silaturahmi dan menjalin sinergitas ini disambut baik oleh Ketua Umum LAM Kepri Datok Seri Setia Utama Abdul Razak didampingi oleh sembilan pengurus inti.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ketua FBN Wilayah Kepri Letkol (Purn) Endang Abdullah, S.Kp., M.Si. menyampaikan bahwa kedatangannya di LAM Kepri adalah untuk bersilaturahmi, konsolidasi, harmonisasi dan bersinergi dengan lembaga adat di wilayah.

Baca Juga: Kesal Terhadap Tarif PSK Sesama Jenis Dan Hilangkan Nyawa Korban, Pria Ini Dibekuk Polisi

“Karena di dalam lembaga adat ini terdapat literasi dan riwayat luar biasa yang harus digali, sehingga akan bisa menjadi salah satu kekuatan besar bangsa ini,” ucap Endang, sosok pria murah senyum yang pernah menjadi Wakil Walikota Tanjungpinang ini.

BACA JUGA  Masyarakat Tiga Wilayah di Kampung Bugis Mulai Menanam Mangrove

Sementara Datok Seri Setia Utama Abdul Razak sebagai Ketua LAM Kepri menyampaikan penghargaan dan terimakasih atas kehadiran FBN Wilayah Kepri di lembaga yang Ia pimpin.

“Mudah-mudahan antara Lembaga Adat Melayu Kepri dan Forum Bela Negara Kepulauan Riau dapat saling mengisi, memberikan informasi, sehingga dapat berjalan sesuai yang diinginkan,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kepulauan Riau

Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mewujudkan penegakan hukum yang adil dan mendukung kepentingan masyarakat. Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau telah menerapkan pendekatan yang humanis dan partisipatif sebagai prioritas utama. Masyarakat adat di Pulau Penyengat adalah bagian integral dari komunitas di Provinsi Kepulauan Riau yang kaya akan nilai budaya dan tradisi.