Harian Memo Kepri | Natuna — Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Natuna dibuka langsung oleh Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, dan didampingi oleh Ketua DPRD Natuna Andes Putra, S.Pd, dan para Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) Kabupaten Natuna, di Gedung Sri Srindit, Jalan Yos Sudarso, Kelurahaan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, (03/03).

Musrenbang tahun ini bertema “Penguatan Ekonomi Menuju Masyarakat yang Sejahtera.

Kepala Bappeda Kabupaten Natuna Mustafa Albakry menyampaikan dalam kata sambutan nya, pelaksanaan Musrembang akan diadakan selama 3 hari mulai hari Selasa sampai hari Kamis.



“Musrenbang bertujuan untuk mendapatkan masukan yang berhubungan langsung dengan pembangunan Daerah Kabupaten Natuna,” katanya.

Dalam kata sambutannya Bupati Hamid Rizal mengatakan, Musrenbang perlu dilaksanakan karena merupakan wadah menampung aspirasi masayarakat dan membahas program kerja pembangunan Natuna kedepannya.

Hamid juga menjelaskan tahapan proses musrenbang tahunan yang diselenggarakan dari tahap rembuk warga, Musrenbang desa dan kelurahan, Musrenbang kecamatan, OPD, sampai Musrenbang kabupaten, untuk tahun anggaran 2021.



Hamid juga menegaskan, melalui Musrenbang ini pemangku seluruh kepentingan menanamkan keselarasan segala program yang di usulkan. Sehingga mendapat kesepakatan RAPBD Kabupaten Natuna 2021.

“Kondisi Kabupaten Natuna saat ini beberapa hal mendapatkan perhatian khusus Presiden RI Joko Widodo yang luar biasa,”terang Hamid.

Bupati Natuna diajak khusus ke-Amerika untuk membicarakan pembagunan Natuna kedepan bersama Presiden Amerika Donal Trump.



“Sebagaimana juga menjadi niat kita bersama, upaya pembentukan Natuna Anambas menjadi Provinsi Khusus juga dalam agenda pembahasan oleh pemerintah Pusat, dan sudah dibahas di Komisi II DPR-RI,” ucapnya.

“Mari kita bersama-sama ber do’a agar Propinsi Natuna Anambas segera terealisasi dengan cepat oleh pemerintah pusat,” ajak Hamid.

Jika Provinsi Khusus Natuna Anambas di sahkan Pemerintah Pusat. Pemerintah pusat tidak perlu lagi mengalokasaikan dana APBN untuk Pembagunan Natuna. Karena dana yang diterima dari dana sebagai daerah pengasil MIGAS cukup untuk membagun empat Kabupaten di Propinsi Natuna Anambas nanti.Ucap Hamid.

Penulis | Salohot