Harian Memo Kepri | Anambas — Kurangnya akses internet, di RSUD Palmatak menyebabkan Tim Coder BPJS Kesehatan terhambat dalam pelayanan penginputan Kartu BPJS atau Kartu JKN-KIS saat pasien berobat.
Hariyantosyah selaku koordinator tim coder BPJS Kesehatan saat ditemui awak media harianmemokepri.com, mengeluhkan kurangnya akses internet yang hampir kurang dari 3 tahun dalam pelayanan di RSUD Palmatak, Jalan Datok Lamin nomor 03, Desa Payalaman, Kecamatan Kute Siantan, yang belum mendapatkan jaringan selayaknya.
“Kendala kami saat ini hanyalah akses internet untuk penginputan Kartu BPJS atau Kartu JKN-KIS dalam pembuatan Surat Elegibilitas Peserta (SEP) yaitu surat bukti penjaminan dari BPJS Kesehatan saat pasien pergi berobat,” sebut Ari, Rabu (26/2020).
“Hal ini tidak sedikit pasien mengeluh karena terlalu lama untuk penginputan tersebut, belum lagi sulitnya pengiriman data pribadi pasien ke BPJS Kesehatan saat akan mendaftarkan masyarakat yang belum mempunyai kartu JKN-KIS jaminan PBI APBD,” ucap Ari.
Lebih lanjut Ari mengungkapkan kurang akses internet ini juga terkendalanya dalam pembuatan surat pengantar rujukan online BPJS Kesehatan bagi pasien yang akan dirujuk keluar Anambas, jika pasien harus menunggu lama terpaksa kami menyarankan pasien untuk pulang dulu nanti akan kami hubungi mereka melalui via telepon.
“Kami juga kesulitan dalam mengirim rekapan tagihan bulanan ke kementrian kesehatan pusat melalui online, sebagai syarat untuk pengajuan tagihan ke BPJS Kesehatan sebagai penjaminan pelayanan kesehatan yang telah di berikan oleh pihak Rumah Sakit (RS), baik kunjungan pasien rawat inap maupun pasien rawat jalan,” jelas Ari.
Penginputan data, kata Ari tim Coder BPJS Kesehatan harus mencari Cafe (Kedai Kopi) dan kantor desa serta sekolah yang mempunyai akses internet yang kuat (WiFi) untuk menyelesaikan data tagihan klaim, “Kami harus pindah lokasi ke lokasi lainnya demi untuk menyelesaikan pekerjaan yang diembankan,” ucapnya.
Harapan Ari beserta tim coder BPJS Kesehatan, pemerintah kabupaten mengambil tindakan secepatnya, karna hampir kurang dari 3 tahun RSUD Palmatak belum juga mendapatkan jaringan internet selayaknya.
Penulis | Pinni










