Baca Juga: Satlantas Polresta Tanjungpinang Telah Keluarkan Plat Kendaraan Roda Empat Warna Putih Mulai Besok

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu melanjutkan kemudian seorang laki-laki turun dari motor bebek merk Scoopy, lalu pelaku mengambil handphone kedua kawan korban yang terjatuh, sambil mengatakan bahwa pelaku mengaku oknum anggota atau TNI gadungan. Pelaku pun memukul kepala korban menggunakan helm dan menendang punggung korban.

“Saat diancam lalu korban menyerahkan handphone merk Infinix warna hitam. Karena ditinggal pergi setelah dipukuli pelaku, korban bersama orangtuanya membuat laporan di Polresta Tanjungpinang,”lanjut Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu.  

Baca Juga: Sirajuddin Nur Serahkan Berkas di KPU Provinsi Kepri Maju Mencalonkan Diri DPD RI

Setelah ditangkap dan dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang, ternyata pelaku tersebut bukan seorang anggota TNI-AL yang satuannya ada di kota Tanjungpinang, melainkan warga sipil biasa yang mengaku sebagai anggota TNI AL.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polresta Tanjungpinang untuk dilakukan proses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.***