Algoritma hanyalah alat bantu untuk menyebarkan suara, sementara daya sihir utama musik tetap berada pada ketulusan rasa yang dituangkan oleh komposer ke dalam setiap helaian nadanya.

Pada akhirnya, lagu yang sanggup bertahan melintasi ruang dan waktu adalah lagu yang jujur menyuarakan kegelisahan serta harapan manusia di tengah pusaran zaman yang terus berputar.