Langkah kecil berupa pengurangan limbah plastik sekali pakai ini terbukti mampu menekan volume sampah harian hingga separuh dari penyelengaraan ajang serupa pada tahun-tahun sebelumnya.
Seni Visual dan Eksplorasi Rasa
Daya pikat acara ini tidak berhenti pada panggung musik semata, sebab kurator seni telah menyiapkan lorong instalasi cahaya megah yang memanfaatkan teknologi pencahayaan hemat energi secara maksimal.
Pengunjung secara bergantian mengantre dengan tertib untuk mengabadikan momen berharga di dalam ruang imersif yang menampilkan proyeksi digital keindahan alam nusantara dari Sabang sampai Merauke.
Memasuki zona kuliner, para pencinta makanan disuguhi beragam hidangan khas nusantara yang diolah langsung oleh koki muda berbakat dengan menggunakan bahan-bahan organik hasil panen petani lokal.
Aroma rempah yang menyeruak dari stan panggangan sate maranggi serta sajian es cendol durian buatan tangan berhasil memikat selera siapa pun yang melintas di sekitar panggung utama pertunjukan.
Sistem pembayaran yang digunakan seluruhnya mengadopsi transaksi nirsentuh guna mempercepat antrean sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang jauh lebih praktis dan aman bagi seluruh hadirin.
Ruang Nyaman bagi Semua Generasi
Perencanaan tata ruang yang matang membuat festival ini terasa sangat ramah untuk dikunjungi oleh keluarga yang membawa anak-anak maupun para lansia yang ingin menikmati hiburan akhir pekan.
Panitia menyediakan area khusus beratap rindang yang dilengkapi dengan tempat duduk ergonomis serta fasilitas medis siaga lengkap dengan dokter profesional yang siap membantu kapan saja dibutuhkan.

